Kerangka Manusia Purba Ditemukan Dalam Sarkofagus

August 29th, 2010 by Bonex No comments »

Gianyar (ANTARA)- Kerangka manusia purba dalam peti jenazah yang terbuat dari batu yang disebut sarkofagus, ditemukan di Subak Saba, Desa Keramas, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu.

“Hari ini kami temukan dua peti batu, namun baru satu yang berhasil dibuka, dan ternyata masih berisi kerangka manusia purba,” kata Dra Ayu Kusumawati, peneliti pada Balai Arkeologi Denpasar ketika ditemui ANTARA di lokasi penemuan, Sabtu.

Ia menyebutkan, dua buah peti batu yang di bagian ujungnya dilengkapi aksesoris mirip kepala kura-kura, pertama kali ditemukan oleh penggali tanah di lokasi pembuatan batu bata.

Dari temuan itu, tim Balai Arkeologi Denpasar kemudian melakukan pendalaman ternyata kedua peti merupakan benda peninggalan purbakala yang disebut sarkofagus.

Dra Ayu Kusumawati mengatakan, salah satu dari dua barang temuan itu sudah berhasil dibuka bagian penutupnya oleh petugas, dan ternyata masih berisi kerangka manusia dalam susunan tulang-belulang yang lengkap.

“Sementara yang satunya lagi, masih dalam keadaan utuh, sehingga kami belum tahu isinya,” ucapnya.

Ia menambahkan, selain kerangka manusia dalam peti jenazah manusia purba itu juga ditemukan sebuah kendi tua.

“Kendi dengan panjang 15 cm itu berada persis di samping tengkorak kerangka manusia yang terkujur dalam peti,” kata Ayu menjelaskan.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengukuran di lapangan, dua sarkofagus yang ditemukan memiliki ukuran yang berbeda.

“Sarkofgus yang utuh merupakan peti mati tipe kecil dengan ukuran panjang 150 cm dan lebar 50 cm. Sedangkan sarkofagus yang sudah dibuka, memiliki ukuran panjang 100 cm dan lebar 12 cm,” ujar dia.

Mengenai umur sarkofagus itu, Ayu Kusumawati memperkirakan sudah ada sejak 2.000 tahun yang lalu atau sejak zaman prasejarah.

“Pada zaman itu manusia telah mengenal masa perundagian serta alat logam. Hal ini dibuktikan dengan adanya tonjolan wajah manusia atau kedok yang mirip kura-kura pada bagian ujung sarkofagus yang kini ditemukan,” ucapnya.

Selain telah mengenal logam, sambung Kusumawati, pada zaman itu juga sudah dikenal dengan istilah gotong royong dan rasa persatuan dan kesatuan.

“Tujuan dibuatkan kedok di bagian ujung peti kubur itu dimaksudkan untuk memberikan jalan bagi sang arwah menuju dunia lain,” katanya.

Ia menjelaskan, biasanya pemakaman dengan sarkofagus itu diperuntukkan kepada orang yang berpengaruh pada zaman itu.

“Hanya kaum bangsawan dan orang yang berpengaruh yang menggunakan peti kubur semacam itu,” jelasnya.

Saat ini, kata Kusumawati, pihaknya bersama petugas lain masih melakukan penilitian lebih lanjut soal penemuan dua sarkofagus itu.

“Kami masih harus di lokasi untuk melakukan penelitian lanjutan sebelum kedua sarkofagus itu dievakuasi ke Balai Pelestarian Benda Purbakala,” ucapnya.

Gunung Sinabung Meletus

August 29th, 2010 by Bonex No comments »
Foto Eksklusif Detik-detik Meletusnya Gunung Sinabung - Foto_Sinabung1.jpg

Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara meletus Minggu sekitar pukul 00.15 WIB

Kepala Desa Sukanalu, Kecamatan Naman, Paten Sitepu, yang dihubungi ANTARA, Minggu, mengatakan bahwa api mulai keluar dari permukaan gunung Sinabung sekitar pukul 00.15 WIB.

Keseluruhan warga yang berada di sekitar kaki gunung Sinabung juga dilaporkan telah mengevakuasi diri ke arah kota Kabanjahe.

Selain anggota keluarga, masyarakat juga dilaporkan berupaya membawa sebagian barang milik mereka untuk diamankan.

Sebelumnya, masyarakat sekitar Gunung Sinabung tidak menduga gunung akan meletus karena mendapat informasi dari petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa gunung tersebut masih dalam kondisi aman, namun tiba-tiba meledak, ujar Paten Sitepu.

Berdasarkan informasi tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Karo mengimbau warga yang mengungsi untuk kembali ke rumah masing-masing.

Namun sebagian besar pengungsi tersebut tidak mengindahkan imbauan pemkab dan bertahan di lokasi evakuasi, hanya sebagian warga yang kembali ke kediaman mereka.

Ia juga menyebutkan belum adanya petugas kepolisian di lokasi untuk membantu evakuasi warga.

Sebelumnya Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu mulai menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan asap hitam pada hari Sabtu (28/08) pagi.

Hindari Banjir Sampah 2012

August 29th, 2010 by Bonex No comments »

Longsornya TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwi Gajah di Bandung pada 21 Februari 2005 lalu menjadi momentum penting untuk lebih peduli sampah. Tragedi kemanusiaan yang luar biasa disebabkan oleh sampah dengan korban hingga 200 jiwa membawa makna bahwa mau tak mau kita harus mengelola sampah. Setiap tahun pada tanggal 21 Februari menjadi peringatan bagi kita semua agar peristiwa serupa tidak akan pernah lagi terjadi. Tidak pernah ada negara di dunia ini yang mengalami peristiwa serupa kecuali Indonesia.

Hari peduli sampah perlu diperingati karena di 26 kota besar di Indonesia, semua potensial mengalami longsornya gunung sampah di TPA, bahkan berpotensi membunuh manusia. Ini sebuah momentum saja, karena peduli sampah seharusnya dilakukan setiap hari. Dengan kata kunci SETIAP : setiap orang, setiap rumah tangga, setiap komunitas, dan seterusnya haruslah peduli sampah. Menjadi sebuah keniscayaan ketika setiap manusia pasti akan nyampah (memproduksi sampah) di sepanjang kehidupannya. »

Read more: Hindari Banjir Sampah 2012